Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Mengenal Pulau Nusa Kambangan, Wisata Ekstrem di Indonesia

Mengenal Pulau Nusa Kambangan, Wisata Ekstrem di Indonesia

Konten [Tutup]
    Pulau Nusa Kambangan adalah pulau penjara di Indonesia paling ditakuti, sebuah pulau di Jawa Tengah dan terkenal sebagai penjara safeties di Indonesia menjadi tempat wisata ekstrem bagi para petualang. Pulau ini secara administratif terletak di Kabupaten Cilacap dan itu menjadi salah satu pulau terluar di Indonesia. 
    Pulau Nusa Kambangan
    Nusa Kambangan via jejakpiknik.com

    Untuk mencapai pulau ini, orang harus menyeberangi pulau dengan menggunakan kapal feri dari pelabuhan khusus, yang terletak di Sodong Pelabuhan, Cilacap selama sekitar 5 menit dan harus menunggu di pelabuhan feri Wijayapura di Cilacap. Lalu lintas khusus ini juga digunakan untuk transfer tahanan atau digunakan sebagai transportasi untuk keluarga para tahanan.

    Cagar Alam Pulau Nusa Kambangan

    Pulau Nusa Kambangan dinyatakan sebagai cagar alam, selain sering digunakan untuk latihan militer, juga menjadi habitat bagi pohon-pohon langka, namun banyak yang telah ditebang secara ilegal. Kebanyakan tentang tanaman herba, kelapa, dan semak-semak. 

    Ada juga Plahlar Kayu (Dipterocarpus litoralis) yang hanya dapat ditemukan di pulau ini, yang seringkali dicuri dan dikeringkan, kayu itu memiliki kualitas yang sama untuk kayu meranti dari Kalimantan.

    Secara tradisional, penerus Kesultanan Mataram dinasti oftenly melakukan ritual di pulau ini dan membuatnya menjadi “hutan ritual”. Di bagian barat pulau, ada sebuah gua yang terletak di hutan mangrove, terletak semacam prasasti peninggalan VOC.

    Nusa Kambangan – Penjara Safeties di Indonesia

    Asal usul istilah “Penjara Nusa Kambangan” menjadi rasa kebingungan dalam masyarakat umum. Karena kenyataan bahwa tidak ada nama yang ada dari penjara di sini. Awalnya, ada sembilan penjara di lembaga pemasyarakatan (untuk tahanan dan tahanan politik), tapi sekarang hanya ada empat penjara penjara, yaitu LP Batu (dibangun 1925), LP Besi (dibangun 1929), LP Kembang Kuning (1950), dan LP Permisan (satu tertua, didirikan 1908). Lima lainnya, yaitu penjara Nirbaya, Karang Tengah, Limus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger, telah ditutup.

    Area Pulau Nusa Kambangan

    Di ujung timur, di atas tebing, berdiri sebuah mercusuar Cimiring dan ada benteng kecil dengan peninggalan Portugis. Berbagai macam tanaman ritual khas Jawa ditanam di sini. Nusa Kambangan tercatat sebagai pertahanan terakhir dari tanaman Wijayakusuma yang asli. Oleh karena itu, berasal nama pulau: Nusa Kembangan, yang berarti “pulau bunga”.

    Penduduk pulau hanya para tahanan dan pegawai penjara dan keluarga mereka, di bawah pengawasan Departemen Kehakiman dan Pemerintah Daerah Cilacap. Masuk dan keluar dari pulau harus memiliki izin khusus dengan prosedur tertentu.

    Sisi barat pulau ini masih bisa dinikmati oleh pengunjung tanpa harus meminta izin untuk departemen hukum. Sementara sisi timur pulau masih dijaga dan harus memiliki izin untuk masuk ke area penjara paling ditakuti di Indonesia.